PROSES PENTING YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT SERVIS MOBIL

Bagi anda yang baru mempunyai sebuah mobil baru tentu akan dihadapkan kepada servis pertama yang wajib dikerjakan. Servis yang pertama akan betul-betul menentukan untuk servis selanjutnya. Umumnya, servis pertama ini dikerjakan kalau mobil anda telah mencapai jarak sekitar 10.000 km jauhnya. Karena kurangnya pengalaman, anda pasti bingung apa yang perlu dikerjakan saat pengerjaan servis berlangsung. Bagian mana-mana saja yang mendapat perhatian, atau gejala apa saja yang timbul kalau mesin mobil bermasalah menjadi hal-hal yang wajar tidak dikenal bagi pemilik pemula. Walaupun memang bukan anda yang mengeksekusi, tetapi anda sebaiknya tahu apa saja yang dikerjakan oleh mekanik supaya terhindar dari masalah yang tidak diinginkan. Anggap saja anda sendiri yang sedang melakukannya. Anda juga bisa memerikasakan mobil anda di Bengkel mobil di semarang. Berikut sebagian hal yang perlu anda ketahui saat servis pertama dikerjakan.

  1. Memeriksa air radiator

Sebelum memulai servis, cek dulu air radiatornya. Buka tutup radiator lalu lihat air radiator dari lubang pengisian air. Kalau air radiatornya kurang, tambahkan sedikit saja dengan air bersih. Volume air radiator dikatakan cukup kalau tingginya mencapai batas bawah leher tutup radiatornya. Kalau air radiator kurang, ketika mesin akan dihidupkan akan terasa sangat panas. Saat anda mengecek air radiator, ceklah kualitas airnya. Kalau airnya kotor, gantilah dengan yang baru. Air yang berminyak ada kemungkinan mengalami kebocoran oli yang menuju sistem pendinginan air. Ketika situasi ini terjadi, periksalah dengan memandang ada atau tidaknya rembesan air di luar radiator.

  1. Memeriksa oli mesin

Tahap selanjutnya adalah mengecek oli mesin. Kalau oli mesin diperiksa setelah servis tune-up selesai, hasil servis tidak akan maksimal karena situasi oli mesin berefek kepada suhu kerja mesin. Lalu oli mesin berdampak juga kepada bunyi mesin yang dibuat. Kalau oli mesin betul-betul kotor, encer, atau kurang bunyi mesin akan cenderung kasar. Hal yang demikian akan berdampak juga pada putaran stasioner dan idle. Pengecekan pada komponen ini meliputi volume oli dan kondisinya. Volume oli harus mencapai batas minimal yang ditentukan. Kalau volume oli kurang, tambahkan dengan oli yang tingkat kekentalannya sama. Sebaiknya, oli yang demikian sama mereknya untuk menghindari tanggapan kimia yang dapat merugikan situasi dan kinerja mesin.

  1. Observasi visual mesin

Jangan cepat-cepat untuk menghidupkan mesin. Cermati dengan teliti situasi tampilan mesin. Pastikan bahwa mesin aman untuk dinyalakan. Pengecekan situasi mesin dari tampilan luar termasuk tindakan pencegahan sebuah kecelakaan.

  1. Menghidupkan kembali mesin

Nyalakan mesin pada putaran stasioner. Lalu tambahkan rotasinya beberapa menit kemudian kalau memang diperlukan. Jangan menyalakan mesin langsung pada putaran tinggi, ini untuk menghindari keausan karena pelumasan belum menyebar ke seluruh komponen mesin.

Nah itu tadi beberapa langkah awal yang bisa anda lakukan sendiri. Kalau anda bawa mobil anda ke Service mobil semarang pasti juga akan dilakukan prosedur yang sama.

About The Author